Mencintai Rasul



وكن في الدنيا محباً لرسول الله صلى الله عليه وآله وسلم ، حريصاً على تعظيم سنته، لعله يشفع فيك في الآخرة، فإن له شفاعة يتقدم فيها على الأنبياء كلهم، ويسأل الله في أهل الكبائر من أمته فينجيهم،
Jadilah orang yang mencintai Rasulullah saw selagi engkau berada di dunia dan mengagungkan Sunnah beliau, agar beliau memberikan syafaat kepadamu di akhirat. Sesungguhnya beliau mempunyai syafaat yang didahulukan daripada semua nabi. Beliau memohonkan ampunan kepada Allah bagi  ummatnya yang melakukan dosa besar, lalu Allahpun menyelamatkan mereka.

واستكثر من الإخوان الصالحين، فلكل مؤمن شفاعة، ولا تحملنك العزة على التواني وتسمى ذلك رجاءً، فإن من رجا شيئاً طلبه،
Maka perbanyaklah mencari teman-teman yang sholeh, karena setiap mukmin juga mempunyai syafaat. Janganlah sekali-kali engkau tertipu dengan sikap santai dan menunda-nunda yang dianggap sama dengan harapan. Orang yang mengharap tentu mencarinya.

احترز من المظالم، فإن من كانت عليه مظالم ومات قبل ردها، فإن غرماءه يحيطون به يوم القيامة فهذا يقول ظلمني‏:‏ وهذا يقول‏:‏ استهزأ بى، وهذا يقول‏:‏ أساء جواري، وهذا يقول غشنى، فلا خلاص لك من أيديهم، فإذا توهمت الخلاص قيل‏:‏ لا ظلم اليوم‏.‏
Hindarilah kezhaliman, sesungguhnya orangyang melakukan suatu kezhaliman kemudian dia mati sebelum sempat mengembalikannya, maka orang-orang yang didzalimi akan mengepungnya. Yang satu berkata, "ini dia yang mendzalimiku". Yang lain berkata, "ini yang telah mengolok-olokku" yang lain berkata. "ini yang telah berbuat jahat kepadaku." Yang lain berkata, "ini yang telah menipuku". Engkau tidak akan selamat dari kejaran mereka. Jika engkau menganggap bisa melepaskan diri maka akan dikatakan, "hari ini tidak ada kedzaliman"

وعن أبى سعيد الخدرى قال ‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم ‏:‏‏"‏ يخلص المؤمنون يوم القيامة من النار، فيسحبون على قنطرة بين الجنة والنار، فيقتص لبعضهم من بعض مظالم كانت بينهم في الدنيا، حتى إذا هذبوا ونقوا أذن لهم في دخول الجنة‏"‏‏.
Dari Abu Sa'id al Khudry dia berkata, Rasulullah saw bersabda, "Orang-orang Mukmin selamat dari neraka pada hari kiamat, lalu mereka tertahan di atas jembatan antara surga dan neraka. Sebagian diantara mereka meminta qishash dari yang lain atas kedzaliman di antara mereka selagi di dunia, hingga setelah mereka bersih dan suci, merekapun diizinkan masuk surga." (HR al Bukhari, Ahmad & al Baghawi)

وعن أبى هريرة رضى الله عنه أن النبى صلى الله عليه وآله وسلم قال ‏:‏‏"‏ أتدرون ما المفلس‏؟‏ قالوا‏:‏ المفلس فينا من لا درهم له ولا متاع، قال ‏:‏‏"‏إن المفلس من أمتي من يأتى يوم القيامة بصلاة وصيام وزكاة، ويأتي قد شتم، وقذف هذا، وأكل مال هذا، وسفك دم هذا، وضرب هذا ، فيعطى هذا من حسناته وهذا من حسناته، فإن فنيت حسناته قبل أن يقضى ما عليه أخذ من خطاياهم فطرحت عليه ثم طرح في النار‏"‏‏.‏
Dari Abu Hurairah ra, bahwa nabi saw bersabda, "Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut itu?" Mereka menjawab, "orang yang bangkrut ditengah kami adalah yang tidak mempunyai dirham dan barangdagangan." Beliau bersabda, "orang yang bangkrut dari ummat ku adalah yang datang pada hari kiamat dengan membawa (pahala) sholat, puasa dan zakat, sementara dia telah mencaci maki ini, menuduh ini, memakan harta ini, menumpahkan darah ini, memukul ini. Lalu diberikannya dari kebaikan-kebaikannya kepada orang yang didzaliminya dan jika kebaikan-kebaikannya sudah habis sebelum habis pengadilan atas dirinya, maka dari kesalahan-kesalahan mereka diambil lalu dilemparkan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke neraka". (HR Muslim, at Tirmidzi dan Ahmad)

وعن أبى هريرة رضى الله عنه عن النبى صلى الله عليه وآله وسلم قال ‏"‏لتؤدّن الحقوق إلى أهلها يوم القيامة، حتى يقاد للشاة الجلحاء من الشاة القرناء‏"‏‏.
Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Shaw, beliau bersabda, "Kamu benar-benar akan memenuhi hak kepada orang yang berhak menerimanya pada hari kiamat, sehingga seekor domba yang tidak berbulu akan digiring sebagai ganti dari domba yang bertanduk." (HR Bukhari, Muslim, at Tirmidzi dan Ahmad)

وهذه الأحاديث كلها في الصحاح، فانظر وفقك الله إلى بعد سلامة حسناتك لدخول ما يبطلها عن الرياء والغيبة، فأن سلمت أخذها الخصوم، فتيقظ لنفسك، ولا تفرط في أوقاتك،
Semua hadits ini adalah dalam kitab-kitab shahih. Maka perhatikanlah baik-baik, semoga Allah memberikan taufik kepadamu, dan telitilah lahi keselamatan kebaikan-kebaikan dari riya dan ghibah. Bangunkanlah dirimu dan jangan buang-buang waktu lagi.

إن المسكين من آثر لذة متقطعة، واشترى بها عذاباً شديداً دائماً نسأل الله السلامة والتوفيق‏.‏
Sesungguhnya orang yang miskin yang perlu dikasihani adalah orang yang lebih mementingkan kelezatan yang pasti akan berakhir dan membeli azab yang pedih dengannya. Kita memohon keselamatan dan taufik kepada Allah.

disalin secara bebas dari Mukhtashar Minhajul Qashidin karya Ibnu Qudamah al-Maqdisy

Mencintai Sesama Muslim Karena Allah



Dari Abi Hamzah, Anas bin Malik ra, ajudan Rasulullah saw berkata, Rasulullah saw bersabda:
(لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّ يُحِبُّ لِاَخِيْهِ ماَ يُحِبُّ لِنَفْسِهِ)
"Tidak beriman salah seorang diantara kalian hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri". HR Bukhari Muslim

Sanad dan Periwayat Hadits
Anas bin Malik an Nadhr al Anshari al Khazraji, seorang ajudan Rasulullah saw, beliau melayani Rasulullah saw selama 10 tahun. Rasulullah berdo'a baginya, "ya Allah perbanyaklah harta dan anaknya dan masukkanlah dia ke dalam surga." Wafat tahun 92 atau 93 H dalam usia lebih dari 100 tahun.
Al Bukhari rahimahullah, adalah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Bardizbah, seorang hafidz besar peletak ash-Shahih, at-tarikh, al adab al mufrad dan lainnya. beliau meriwayatkan dari Imam Ahmad bin Hanbal, al Humaidi, Ibnul Madini dan ulama-ulama dari tingkatan mereka. yang meriwayatkan darinya adalah Muslim, an nasa'i, at tirmidzi dan al farabri rawi ash Shahih. lahir tahun 194 H dan wafat tahun 256 H.
Muslim rahimahullah, adalah Muslim bin Hajjaj bin Muslim, Abul Husain al Qusyairi an naisaburi, penulis ash shahih, al ilal, al wujdan dan lainnya. Dia meriwayatkan dari Ahmad bin Hanbal, Yahya bin Ma'in, Abu Khutsaimah, Ibnu Abi Syaibah dan ulama dalam derajat mereka. Dia juga meriwayatkan dari al Bukhari. Meriwayatkan darinya at Tirmidzi, Ibrahim bin Muhammad bin Sufyan rawi ash shahih. lahir tahun 204 H dan wafat tahun 261 di naisabur.

Pemahaman dari Hadits
Dikutip dari Syaikh Ibnu 'Utsaimin, Li Arba'un an Nawawiyah:
tidak beriman maksudnya adalah tidak sempurna imannya
hingga mencintai saudaranya adalah saudara muslim
sebagaimana yang dicintai bagi dirinya maksudnya dari urusan-urusan agama dan dunia
karena sesungguhnya demikianlah ketentuan ukhuwwah imaniyyah, hendaklah engkau mencintai saudaramu seperti halnya kau mencintai dirimu sendiri

Dikutip dari Musthofa Dieb al Bugha & Muhyidin Mistu, al Wafi - Syarh Arba'in an Nawawiyah:
Tidak beriman maksudnya tidak sempurna imannya
salah seorang dari kalian, seorang yang mengaku mukmin dan muslim dari kalian
kepada saudaranya, muslim dan muslimah, ada juga yang berpendapat saudara sesama manusia
sebagaimana ia mencintai bagi dirinya, seperti dia mencintai bagi dirinya suatu kebaikan

Dikutip dari Isma'il bin Muhammad al Anshory, at-Tuhfah ar Rabbaniyyah fi syarh al arba'ina hadiitsan an nawawiyah:
tidak beriman: dalam riwayat Ahmad penafian ini ditafsirkan dengan seorang hamba tidak akan sampai pada hakikat iman hingga ia mencintai kebaikan untuk orang lain sebagaimana ia mencintai kebaikan bagi dirinya.
sebagaimana yang ia cintai bagi dirinya: kebaikan adalah kalimat yang di dalamnya ketaatan secara menyeluruh serta hal-hal yang dibolehkan secara agama dan dunia, bukan termasuk di dalamnya larangan-larangan.