Pembahasan Tentang Adab-Adab Membaca Al Qur’an



Pembahasan Adab-Adab Membaca al Qur’an
فَصْلٌ فِي آدَابِ التِّلاَوَةِ

berwudhu terlebih dahulu, menyempurnakan etikanya.
أَنْ يَكُونَ عَلَى وُضُوءٍ، مُسْتَعْمِلاً لِلْأَدَبِ

Keadaan yang paling bagus saat membaca al Qur’an ialah saat berdiri dalam sholat dan dilakukan di masjid.
أَفْضَلُ الْأَحْوَالِ ‏،‏ أَنْ يَقْرَأَ فِي الصَّلاَةِ قَائِماً ، وَأَنْ يَكُو فِي اْلمَسْجِدِ

Dianjurkan membaguskan bacaan al Qur-an
يُسْتَحَبُّ تَحْسِينُ الْقِرَاءَةِ

Orang yang membaca al Qur’an harus melihat betapa kelembutan dan kasih sayang Allah terhadap mahluk-Nya.
‏يَنْبَغِى لِتَالِيَ الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ أَنْ يَنْظُرَ كَيْفَ لَطَفَ اللهُ تَعََالَى بِخَلْقِهِ فِى إِيْصَالِ مَعَانِي كَلاَمِهِ إِلَى أَفْهَامِهِمْ

Orang yang membaca al Qur’an harus membuat gambaran yang jelas atas setiap ayat yang dibaca dan berusaha memahaminya.
‏ يَنْبَغِى لِلتَّالِي أَنْ يَسْتَوْضِحَ مِنْ كُلِّ آيَةٍ مَا يَلِيقُ بِهَا، وَيتَفَهَّمُ ذَلِكَ

Orang yang membaca al Qur’an harus tahu bahwa dirinyalah yang menjadi tujuan seruan dan ancaman al Qur-an.
يَنْبَغِى لِتاَلِي الْقُرْآنِ أَنْ يَعْلَمَ أَنَّهُ مَقْصُودُ بِخِطَابِ الْقُرْآنِ وَوَعِيدٍ

disarikan secara bebas dari Mukhtasar Minhajul Qashidin, Karya Ibnu Qudamah al Maqdisy

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Give us your opinion